Senin, 08 April 2019

LURIK MONOCHROME






KESEIMBANGAN HIDUP
Sifat manusia dan alam sering dikategorikan menjadi dua hal yang saling bertentangan. Ada baik vs buruk, pemurah vs pelit, gelap vs terang, penuh vs kosong, feminim vs maskulin, dan sebagainya.
Filsuf sering mengatakan mengapa ada keburukan, agar manusia memahami apa itu kebaikan, mengapa ada kegelapan supaya manusia mengetahui adanya terang, mengapa ada kebohongan supaya paham apa itu kejujuran. Ini yang dinamakan  bahwa semesta itu perlu adanya keseimbangan dalam kehidupan, ada "yin" dan ada pula "yang". Ada saatnya bencana erupsi gunung berapi, ada pula saat memanen hasil pertanian karena tanah yang subur. Ada saatnya hujan deras berhari-hari agar air sumurmu tidak cepat mengering di saat kemarau panjang.
Dua pilihan, bukan semata-mata satu sisi lebih baik dari sisi yang lain, tapi agar tercipta adanya keserasian dan harmoni alam.

Seperti pilihan motif lurik #daradasih hari ini: ada hitam dan putih. Lurik monokrom menyajikan keserasian dua jenis warna sederhana namun mencitrakan ketegasan karakteristik pemakainya.
Semua bahan lurik ini ditenun tangan dengan kualitas benang katun yang halus, tidak mudah mengkerut, dan awet dalam pewarnaannya. Dapatkan hanya di #batikdaradasih

#lurik
#lurikatbm
#bajulurik
#kainlurik
#lurikjogja
#desainlurik
#lurikhalus
#handwoven
#seragamlurik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar